Human
Information Processing
Definisi:
Proses Informasi pada Manusia
merupakan teori bagaimana manusia menerima, menyimpan, mengintegrasikan,
mengambil dan menggunakan informasi1.
Tahun 1960-1970,
paradigma psykologi kognitif
adalah mengkarakterkan manusia sbg pemroses
informasi
informasi
Informasi masuk dan keluar pikiran manusia melalui
serangkaian tahap dan pemrosesan
Sejarah:
Sejak penemuan pertama komputer,
psikolog telah menggambarkan secara pararel hubungan antara komputer dan
pikiran manusia, berbasis pemodelan memori (ingatan). Pemodelan yang
mendominasi pada era 1970an dan 1980an adalah 3 komponen sistem pemrosesan informasi
oleh Atkinson dan Shiffrin (1968, 1971)2,
yang diinspirasikan oleh arsitektur perangkat keras komputer:
* Sensory Memory (STSS): Dianalogikan sebagai input device seperti keyboard atau
peralatan seperti sistem pengenal suara.
* Short Term Memory (STM) atau memori sementara: Dianalogikan sebagai CPU atau RAM
(Random Access Memory) . Manusia menurut Peterson and Peterson (1959) mempunyai
memori sementara ini selama 15 sampai 30 detik, sedangkan Miller (1956)
menemukan bahwa manusia mempunyai batas 7 ± 2 ‘bongkah’ informasi3.
* Long Term Memory (LTM) : Dianalogikan sebagai harddisk

atkinson-shiffrin memory model
Model ini menggambarkan informasi
(input) sebagai sebuah arus dari ingatan (memory stream). Saat ini masih
banyak variasi dari teori ini, seperti model pembelajaran multimedia oleh Mayer
yang dipaparkan dibawah ini.
Prinsip pendekatan pada pemrosesan
informasi:
Berdasarkan pada Huitt (2003)4,
ada beberapa prinsip yang disetujui, yaitu
- Sistem mental mempunyai keterbatasan, contohnya terjadi bottleneck pada arus dan pemrosesan informasi
- Diperlukan sebuah mekanisme kontrol untuk mengawasi encoding, transformasi, pemrosesan, penyimpanan, pengambilan dan penggunaan informasi. Mekanisme ini sendiri memerlukan tenaga dan beragam tergantung kepada tingkat kesulitan tiap fungsi.
- Ada 2 arah informasi. Sensor input digabung dengan informasi dari memori yang bertujuan untuk melakukan suatu hal / pekerjaan.
- Manusia secara genetik telah disiapkan untuk memproses dan mengorganisasikan informasi dalam berbagai macam bentuk.
Teori kognitif dari pembelajaran
multimedia (Cognitive theory of Multimedia Learning)
Teori ini berdasarkan pada
keterbatasan memori sementara (Short Term Memory), dan memiliki beberapa ide
utama (Mayer5),
yaitu
- Dual coding – dimana penyajian dan pemrosesan informasi yang bersangkutan dengan materi verbal dan non verbal ditangani secara kognitif oleh subsistem yang berbeda (Clark & Paivio, 1991; Paivio, 1986).
- Dual processing – dalam memori yang bekerja terdapat audit independen dan memori visual (Baddeley, 1992)
- Limited capacity – dimana kapasitas pemrosesan dari manusia sangat terbatas (Chandler & Sweller, 1991).
- Active learning – yang berarti pembelajaran terjadi ketika manusia memilih, mengorganisir dan membangun koneksi dari informasi yang baru dengan pengetahuan yang sebelumnya (Mayer, 2001; Mayer & Moreno, 2003; Mayer & Wittrock, 1996).

model of multimedia learning
Referensi:
1Human information processing. Edutechwiki. 23 August 2007. <http://edutechwiki.unige.ch/en/Human_information_processing>